Konon Desa Adat Kapal Bernama Jong Karem

 Senin, 12 September 2022, 00:00 WITA

IKUTI SEJARAHBALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sejarahbali.com, Badung - 

Dari beberapa sumber ditemukan salah satunya Purana di Pura Sada Desa Adat Kapal Badung bahwa, Desa Adat Kapal telah ada sejak Abad ke 8 Masehi. 

Akan tetapi, konon nama Desa Adat Kapal tidak bernama Desa Kapal melainkan, Desa Jong Karem. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu bahwa, Desa Jong Karem mengalami perubahan nama yang akhirnya bernama, Desa Kapal.

Menurut, Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana menyampaikan, pada tahun 1212 Masehi diceritakan, adanya seekor burung besar jatuh tepat di jabe Pura Dalem Bangun Sakti berlokasi di Desa Adat Kapal, Badung.

Sejak kejadian tersebut, para penguasa di Bali akhirnya, mengenalnya serta menyebutnya sebagai Desa Jong Karem yang akhirnya seiring waktu juga berubah namanya menjadi Desa Kapal.

"Lama-kelamaan Desa Jong Karem di kenal dengan nama desa Kapal, " cetusnya.

Selain itu juga, awalnya bernama Desa Jong Karem dikarenakan, konon adanya perahu kandas kemungkinan kala itu ada melakukan pelayaran.Khususnya di pesisir pulau Bali sehingga, wilayah tersebut bernama Desa Jong Karem. 

"Jong artinya, perahu sedangkan Karem berarti kandas.Makna, nama tersebut juga berdasarkan purana yang ada di Pura Sada dan Pura Bangun Sakti di Desa Adat Kapal, " katanya.

Menurut  Sudarsana, kemungkinan konon Desa Adat Kapal juga disebut sebagai Desa Kapal dikarenakan, orang-orang yang tinggal di desa Kapal sangat senang memelihara Kuda.Hal tersebut diperkuat dengan adanya peningalan patung di Pura-pura di Desa Adat Kapal.

"Misal, patung-patung Kuda tersebut ada di Pura Bangun Sakti serta di Pura Sada banyak juga peninggalannya, " ujarnya.

Sembari Dirinya menambahkan, jika dilihat Kuda dalam bahasa Jawa kuno berarti Kapal.

Penulis : A.A Gede Agung