Biografi

I Gde Darna

 Sabtu, 27 September 2014

Sejarahbali.com

IKUTI SEJARAHBALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 
RASTER
''Studio rekaman itu kan dagang, tentu apa yang disenangi konsumen itulah yang diproduksi. Maka yang dipesan adalah lagu-lagu yang disenangi konsumen. Namun seharusnya pemilik studio rekaman tak seperti itu. Selain mencari pasar juga harus meningkatkan apresiasi musik masyarakat Bali. Bukan cari untung saja, tapi juga mempunyai wawasan lebih luas. Kalau begini-begini saja, lama-lama lagu pop Bali bisa menurun terus dan mati''
---------------------- ''Dalam pendidikan bahasa Bali kita di sekolah, siswa hanya belajar membaca dan menulis. Bukan belajar sastra Bali secara khusus. Makanya kita harapkan instansi yang menangani masalah pendidikan peka dan ikut berjuang bersama seniman, bagaimana agar sastra Bali modern ini bisa masuk sekolah-sekolah. Misalnya dengan mengundang seniman untuk memberi apresiasi dan membaca karya-karyanya. Apalagi dalam zaman otonomi ini, pelajaran sastra Bali modern juga perlu dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal''
 
------------------ ''Pemusik muda sekarang lebih profesional. Itu berdampak baik dari segi materi. Hikmah lainnya, populernya lagu Bali itu juga bagus bagi perkembangan bahasa. Misalnya bagaimana kita menyebarkan bahasa. Dulunya orang tak suka berbahasa Bali, tapi karena senang lagu Bali maka dengan sendirinya dia akan berbahasa Bali. Namun dari segi musik, seniman muda ini tampak masih mencari-cari diri''

Penulis : TImLiputan

Editor : SejarahBali


Halaman :


Sejarah Bali Sejarah Bali Wisata


Tonton Juga :



Biografi Lainnya :










Sejarah Terpopuler





TRENDING TERHANGAT